Senin, 25 November 2013

POLA PAKAN PADA AYAM BANGKOK

Pola pemberian pakan pada ternak ayam bangkok

Pola pemberian pakan pada ternak ayam bangkok
Pola makan dan suplemen ayam harus kita jaga sebaik-baiknya dengan teratur dan disiplin, sehingga saat memperoleh latihan senam dan jajal, ayam tidak akan mengalami kekurangan gizi (sakit kuning). Untuk pemberian makanan pokok / utama, dapat dibedakan untuk jenis ayam yang akan kita latih :
Tipe Ayam Jalu, 
Makanan utama harus banyak mengandung karbohidrat, akan tetapi tidak perlu mengandung terlalu banyak protein dan lemak. Ayam jalu memerlukan kelincahan pukulan sehingga kandungan karbohidrat yang terpenting untuk tenaga, sedang kandungan lemak dan protein hanya akan membuat ayam mengalami peningkatan berat badan dan pembentukan otot yang tidak terlalu diperlukan. Makanan yang biasa diberikan adalah gabah rendaman murni ataupun campuran gabah jagung dengan perbandingan 3:1.Pemberian makan utama sama dilakukan seperti di atas. 
Tipe Pukul, 
Makanan yang diberikan harus lebih banyak mengandung unsur karbohidrat dan protein untuk memperkuat otot2nya. Kandungan lemak juga penting untuk ayam tipe pukul untuk cadangan tenaganya. Makanan utama yang biasa kami berikan adalah Jagung yang telah direndam semalaman ataupun campuran antara Jagung gabah dengan perbandingan 1:1. Pemberian makanan utama diberikan di pagi hari setelah menerima latihan senaman dan di sore hari setelah menerima latihan lari. Bila di Sore hari ayam menerima latihan jajal, maka makan sore tidak perlu dilakukan.
Dalam pemberian makanan, takaranya tidak perlu terlalu banyak sampai2 tembolok ayam sangat besar, akan tetapi diberikan sesuai dengan ukuran berat badannya, yang bisa diberikan dengan perbandinga berat badan dengan makanan adalah 15-20:1 sesuai dengan kebutuhannya. Dengan kata lain bila berat badan ayam adalah 4kg, maka sekali makan bisa diberikan sebanyak 200-250gram sesuai dengan tingkat nafsu makan ayam. Dan jangan lupa untuk memberikan ayam minum setelah makanan utamanya dihabiskan.

Makanan/Vitamin Suplemen
Makanan/Vitamin Suplemen biasanya diberikan di malam hari tepat sebelum ayam tidur di malam harinya, hal ini ditujukan agar seluruh kandungan gizi yang diberikan dapat terserap dengan baik pada ayam. Makanan dan vitamin suplemen yang diberikan rutin setiap harinya adalah sebagai berikut:
Vitamin lengkap A,B Compex,C,D,E,K yang diberikan masing2 1 butir. Vitamin yang diberikan tidak perlu vitamin yang mahal, bisa menggunakan vitamin yang alami yaitu :
  • 1/2 jempol gula merah yang dilunakkan dengan air (Untuk tambahan karbohidrat)
  • 1/4 atau 1/2 buah Tomat. (Untuk menyegarkan dan membantu pencernaan ayam)
  • 1 Butir telur puyuh bulat yang telah direbus. (Untuk tambahan protein). Untuk tipe ayam jalu pemberian telur puyuh rebus bisa diperjarang menjadi 2-3 hari sekali.
Suplemen yang diberikan 4-5 hari sekali (sebaiknya di malam setelah ayam memperoleh latihan jajal):
  • 1 butir pil minyak ikan. (Untuk mempercepat pertumbuhan dan memperkuat bulu)
  • 1 butir pil kalq. (Untuk memperkuat tulangan)
  • 1/4 jempol kunyit (Untuk membantu pencernaan dan menyehatkan perut ayam)
Bila kita ingin memperoleh hasil yang lebih maksimal, seminggu sekali ayam bisa diberikan suplemen Brands sari pati ayam sebanyak 1 buah sendok teh. Akan tetapi pemberian ini tidak terlalu diperlukan hanya ditujukan untuk memaksimalkan pemberian makanan.
Perlu diingat bahwa, selama periode training sebelum turun ke gelanggan, latihan senam dan jajal yang kita lakukan pada ayam akan sangat sangat menguras tenaga ayam sehingga pola makan dan suplemen yang baik dan teratur sangatlah diperlukan untuk menjaga keseimbangan kesehatannya. Banyak cara ataupun metode lain ataupun suplemen lain yang diberikan oleh penggemar kepada ayam, akan tetapi pola makan dan suplemen di atas sudahlah sangat cukup bagi ayam yang kita latih untuk turun ke gelanggan. Dan selain itu faktor biaya perawatan juga harus menjadi perhatian kita.
Memang benar, bila dilihat dari pola latihan senam, jajal, serta pola makan dan suplemen akan sangat banyak menguras tenaga dan biayanya, akan tetapi hal ini akan menjadi setimpal dengan hasil dan kesenangan yang akan diperoleh bila nantinya ayam yang kita turunkan ke gelanggan memperoleh kemenangan. Dan bila hal ini dapat kita peroleh, maka tenaga dan biaya yang kita keluarkan akan terasa lebih ringan.
Akhir kata, pola makan dan suplemen di atas adalah kebiasaan yang kami lakukan sewaktu melakukan perawatan ayam untuk turun ke gelanggang, akan tetapi seluruh pola di atas dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi dari masing-masing penggemar.

RAWIS AYAM

macam-macam rawis ayam bangkok

 
WIRING
Bulu ayam bangkok jantan yang paling populer dan berkelas adalah warna wiring. Corak warna ini adalah terdiri dari warna dasar hitam dengan bulu rawis leher dan rawis ekor berwarna kuning kemerahan. Jika warna rawis yang dominan adalah kuning keemasan, maka disebut sebagai WIRING KUNING. Jika warna rawis cenderung merah tua kecoklatan disebut WIRING GALIH.
WANGKAS
Berbeda dengan wiring yang memiliki warna dasar hitam, ayam wangkas memiliki warna dasar yang hampir sama dengan rawisnya yaitu kuning kemerahan. Jika warna bulu cenderung kuning keemasan disebut WANGKAS EMAS dan jika warna lebih gelap kemerahan disebut dengan WANGKAS GENI.
KLAWU
Warna klawu memiliki warna dasar abu-abu. Jika rawisnya berwarna gelap atau abu-abu kehitaman disebut dengan KLAWU KETHEK dan jika rawisnya berwarna kuning kemerahan disebut KLAWU GENI.
BLOROK
Warna blorok adalah kondisi ketika bulu ayam berwarna totol-totol dan merupakan kumpulan dari berbagai warna. Warnak blorok yang sederhana biasanya hanya terdiri dari warna dasar putih bertotol hitam dengan rawis berwarna merah. Namun warna blorok akan dianggap istimewa jika kombinasi warna dasarnya lengkap, yaitu putih, hitam, merah dan hijau dengan rawis putih kemerahan. Warna ini disebut dengan BLOROK MADU.
JRAGEM
Warna ini adalah warna hitam, berikut rawisnya. Jika kulit tubuh, paruh, mata serta sisiknya hitam semua, disebut warna CEMANI. Untuk ayam bangkok jarang yang memiliki warna ini. Warna ini biasanya terjadi bila ada garis keturunan yang bersilangan dengan ayam kampung jenis Cemani.
JALI
Warna jali adalah warna blirik yang merupakan campuran beberapa warna tapi dalam noktah atau garis-garis kecil. Ini berbeda dengan blorok yang cenderung berpola totol. Jarang ayam bangkok yang berwarna jali. Ada orang tertentu yang sangat memburu bangkok asli dengan warna ini karena kelangkaannya dan berkesan eksotis.
PUTIH
Ayam bangkok dianggap berbulu PUTIH SETA bila ayam bangkok berbulu putih semua baik warna dasar maupun waris. Beberapa ayam jenis ini ada juga yang memiliki rawis warna lain tetapi warna dasarnya adalah putih.
Warna-warna ayam di atas adalah warna-warna utama. Dalam persilangan lebih lanjut bisa saja masing-masing warna memiliki varian yang beragam. Sebagian pengadu menganggap warna sebagai standar kualitas. Warna WIRING dan WANGKAS adalah warna paling berkelas dibanding warna-warna lain.

MENGHADAPI MUSIM HUJAN

Menghadapi Musim Hujan

Post  janto_pekalongan on Tue Sep 14, 2010 1:42 am
Saya perhatikan ada beberapa ekor ayam saya yg kurang stabil kesehatannya,pada awal2 musim hujan ini,terutama Anakan dan Lancuran,pagi hari tanpak lesu,kmudian siangnya tanpak segar,begitu turun gerimis lesu lagi. pada tahun2 sebelumnya saya hanya mengsiasatinya dg menyediakan ruangan(kamar) Penghangat, Apakah Untuk masalah pakan juga perlu ada tambahan khusus agar ayam lebih mudah beradaptasi dg perubahan suhu panas ke dingin,supaya kesehatan ayam bisa stabil ? Mohon pencerahannya dari Rekan2 sekalian

Nuhun Smile

janto_pekalongan
Sersan
Sersan

Jumlah posting: 135
Points: 157
Join date: 01.08.10
Age: 37
Lokasi: pekalongan

Re: Menghadapi Musim Hujan

Post  jackone on Tue Sep 14, 2010 8:34 am
Saya juga mengalami hal serupa... mas Janto !
Karenanya jika malam tiba anak ayam di bawah 3 bulan saya masukkan ke dalam rumah dan pagi harinya baru saya keluarkan... sesekali di inapkan diluar rumah untuk adaptasi dengan perubahan musim... setelah proses 2 minggu baru anak ayam tersebut saya taruh di luar tetapi tetap menggunakan kelambu atau pembungkus lain di malam hari agar hawa dingin tidak frontalr.
Semoga bermanfaat.

_________________
Important it's good more than important being good

jackone
Kapten
Kapten

Jumlah posting: 350
Points: 377
Join date: 02.09.10
Age: 43
Lokasi: Laampiri, Jatibening Baru, Bekasi

Re: Menghadapi Musim Hujan

Post  Administrator on Tue Sep 14, 2010 1:13 pm
Utk menyiasati musim penghujan bagi anak2 ayam dibawah 7 bulan (masih makan voer), sy mencampur makanannya dgn parutan kencur dan kunyit. Voer dicampur air dan parutan tsb. Diaduk sampai rata.
Terutama sy berikan setelah dimalam harinya hujan lebat atau cuaca dingin.

Komposisi
1 kg makanan + 2 siung kencur + 2 siung kunyit.
1 siung = +/- sebesar jari telunjuk.

Sy sangat setuju dgn saran bang Jack. Sebisa mungkin ayam ditempatkan pada kandang yg hangat di malam hari. Jangan terkena hujan dan angin.


Mudah2an bermanfaat.

Administrator
Admin
Admin

Jumlah posting: 5898
Points: 6394
Join date: 15.08.08

Re: Menghadapi Musim Hujan

Post  opik_98 on Tue Sep 14, 2010 2:00 pm
mas ini untuk klo dimusim hujan atau pas malamnya hujan saja...? &
bagaimana bila diberikan setiap hari pas musim hujan bagus tidak untuk ayamnya?

opik_98
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting: 758
Points: 850
Join date: 11.02.09
Lokasi: Serang-Banten

Re: Menghadapi Musim Hujan

Post  Administrator on Tue Sep 14, 2010 2:43 pm
opik_98 wrote:mas ini untuk klo dimusim hujan atau pas malamnya hujan saja...? &
bagaimana bila diberikan setiap hari pas musim hujan bagus tidak untuk ayamnya?


Kalo sy sih, (berhubung suka males) sy kasih kalo cuaca jelek saja. Kalau lagi sering hujan, dingin, angin kencang, dll.
Mungkin lebih bagus kalau dikasih rutin di saat musim hujan. Seminggu 3X misalnya.
Dikasih setiap hari, seharusnya lebih bagus.
Smile

Administrator
Admin
Admin

Jumlah posting: 5898
Points: 6394
Join date: 15.08.08

Re: Menghadapi Musim Hujan

Post  janto_pekalongan on Wed Sep 15, 2010 2:33 am
Trimakasih Masukannya Rekan2 papaji sekalian,Saya pikir memang masukan2 diataslah yg rasional,2hr yg lalu malah saya ada saran dari seorang botoh senior di tempat saya agar dicampur sama Entok (Bebek) agar penyakit yg akan menimpa ayam bangkok terhalau. saya pikir "haiah, kok masukannya aneh gini,tp itu yg ngomong memang botoh Kluyutan (Sesepuh). Pergantian musim smacam ini memang sedikit meresahkan,walaupun upaya sudah saya lakukan sebisanya masi jga ada korban dalam beberapa tahun belakangan ini, musim kali ini lebih meresahkan karna ada 9 ekor anakan super fighter hasil reset anakan sendiri,yg sedang saya tekuni sejak 3th yg lalu.
Rolling Eyes

Salam hangat,..Janto_pkl Smile

janto_pekalongan
Sersan
Sersan

Jumlah posting: 135
Points: 157
Join date: 01.08.10
Age: 37
Lokasi: pekalongan

Re: Menghadapi Musim Hujan

Post  Rendro on Thu Sep 16, 2010 1:19 pm
Kalau pengalaman saya pada ransum makanan dicampur parutan jahe dan kencur seminggu 2X serta diberi rajangan daun pepaya seminggu sekali. Tidak hanya pada musim hujan saja tapi rutin. Yang lebih penting jaga kebersihan lingkungan. Kalau ayamnya masih kecil2 kandang ditutup plastik atau spanduk pada malam hari, biasanya angin malam tidak bagus untuk kesehatan(ayam). Semoga membantu.

Rendro
Kapten
Kapten

Jumlah posting: 273
Points: 281
Join date: 27.05.10
Age: 40
Lokasi: Berbah Sleman DIY

Lihat profil user Kirim pesan pribadi
Kembali Ke Atas Go down

Re: Menghadapi Musim Hujan

Post  erick ken on Sat Jan 14, 2012 9:45 am
Administrator wrote:Utk menyiasati musim penghujan bagi anak2 ayam dibawah 7 bulan (masih makan voer), sy mencampur makanannya dgn parutan kencur dan kunyit. Voer dicampur air dan parutan tsb. Diaduk sampai rata.
Terutama sy berikan setelah dimalam harinya hujan lebat atau cuaca dingin.

Komposisi
1 kg makanan + 2 siung kencur + 2 siung kunyit.
1 siung = +/- sebesar jari telunjuk.

Sy sangat setuju dgn saran bang Jack. Sebisa mungkin ayam ditempatkan pada kandang yg hangat di malam hari. Jangan terkena hujan dan angin.


Mudah2an bermanfaat.


bounce info yang sangat penting di musim hujan saat ini....trima kasih bang Admin cheers

ayam pada lesu males malesan dalam hotelnya masing2 pada kangen kali yah buat ngipu coz lingkungan buecekk ga ada ojekk.... Laughing Laughing yang punya cuma ngeliatin sambil ngupi n ngeroko hehehe Laughing ...

erick ken
Kolonel
Kolonel

Jumlah posting: 871
Points: 934
Join date: 03.11.11
Lokasi: tangerang

Re: Menghadapi Musim Hujan

Post  Kadirvanhoten on Sat Jan 14, 2012 11:42 am
Klo saya simple aja bang...Perbanyak dan dipersering kasih campuran empon2 dan bahan dapur pada makanannya,seperti:jahe,kunyit,kencur,temu ireng,bawang putih,lada,gula jawa,kedelai item/kecap,cabe rawit setan,asam jawa,garam krasak,belimbing wuluh,daun pepaya,daun katuk,daun lamtoro,daun onclang dan seledri,dan masih banyak lagi...Tentunya diselang seling dan bahan mana yg ada.Pakan dibikin kombor dgn air panas mendidih,tgg hangat kuku baru kasih keayam.Sedikit melenceng dr topik,Krn ternak untulan,Saya sekarang malah ndak pake voer dan obat2an kimia sama sekali.Mahal...Hehehe..."Bahan pokok" pakan ayam saya 10kg katul,1kg tepung ikan,sisa nasi dan sayur dari rumah dan warung makan disekitar kandang,cacahan daun pepaya,cacahan daun tembakau,100cckecap,50gram garam krasak,1bungkus m*s*k* rasa daging sapi,100gram jahe gajah diparut,100gram gula jawa diencerin,10 siung bawang putih dan 10 bj cabe rawit setan yg bsr diuleg.Semua bhn dijadikan satu direbus dan kemudian di bikin kombor pake sisa air rebusan.Untuk 100 ekor aym umr 1bln mpe dws berbagai ukuran yg diumbar bebas untuk 1 hr.Hasil:irit dikantong,aym tahan perubhn suhu dan wabah yg biasanya mengikutinya, yg dah siap adu buat untulan 3x30 mnt ama koleksi rumah dgn lwn berbeda tanpa air jg sanggup...Btw,walau cuman untulan,tetep pilih2 pacek dan terutama biangnya...Salam...

Kadirvanhoten
Kapten
Kapten

Jumlah posting: 483
Points: 543
Join date: 09.12.11
Lokasi: semarang